HEADLINE
October 19th, 2009

Dari kecil saya tidak suka warna pink, kesannya girly banget! Dan lagi pula saya laki-laki, warna pink kan warnanya cewek? Bagi saya warna pink itu kesannya Norak banget!

Norak adalah hal yang mencolok, dan hal  yang mencolok menarik perhatian. Pernahkah Anda ingat teman-teman Anda sewaktu SD dulu? Bisakah mengingat semuanya satu persatu? Sulit! Tetapi Anda pasti akan mengingat teman yang mencolok keadaan atau perilakunya saat itu. Anda akan mengingat teman Anda yang paling pintar, paling bodoh, paling cantik, paling bandel, paling sering dikerjain, paling Norak!

Tapi buat saya tidak apa-apa kondisi norak diciptakan, asal bisa menjual pada akhirnya. “Segala yang gila tetapi menghasilkan uang adalah kejeniusan !” itulah prinsip yang saya pegang. Dan ternyata bukan hanya saya, banyak orang di dunia ini yang menganut prinsip seperti ini.

Kondisi “Norak” yang gagal diciptakan biasanya tidak meninggalkan kesan di benak konsumen, misalnya maksudnya mau melucu biar Norak, tetapi kesan akhirnya malah tidak lucu, kegagalan meninggalkan kesan lucu ini diistilahkan oleh anak muda sekarang dengan kata:  GARING !

Inilah yang kemudian mendasari saya untuk menulis wacana ini: Norak Marketing.

Memangnya apa sih norak itu ? Kalau menurut bahasa Indonesia, kata Norak memiliki terjemahan:

     no·rak a cak 1 merasa heran atau takjub melihat sesuatu; 2 sangat berlebih-lebihan;
            kurang serasi (tt dandanan     dsb); kampungan: pakaianmu norak , pantas saja
            banyak orang tertawa

Tetapi ternyata dalam dunia marketing, kata Norak perlu didefiniskan kembali, dikarenakan karena dalam dunia marketing, “Norak” memiliki nilai lebih, nilai menjual, sekalipun diartikan “kurang serasi”, “merasa heran atau takjub”, atau “kampungan”; rasanya yang lebih mendekati definisi “Norak” adalah berlebih-lebihan.

Berlebih-lebihan dalam hal apa? Kejelekan? Sepertinya bukan. Masalahnya, jelek dan bagus itu relatif, tergantung selera dan penilaian orang, dan yang jelek-jelek itu biasanya dijauhi orang. Buat sebagian orang Mbah Surip jelek, tetapi kok aneh, jelek-jelek gitu malah laku?

adalah segala hal yang dianggap “keterlaluan jeleknya”, lebai, kalo kata orang sekarang.

Filled Under: Marketing

ABOUT

Selamat datang di kuliahforex.com, pelatihan (kursus) forex trading atau bisnis valuta asing. Kami adalah komunitas para trader forex yang telah cukup punya pengalaman di dunia trading forex. Kami mengadakan kuliah(workshop) secara berkala setiap bulan sejak awal tahun 2009, selama 4 minggu berturut-turut. Kuliah diadakan setiap hari Sabtu dan jumlah peserta hanya dibatasi sampai 50 orang.


Read More...

Business Spiritualism

Sebuah quote dalam Harian The Economics: “The Business of Business is Business! So don’t need to Business other’s people need!” Bisnisnya Bisnis ya bisnis, jadi tidak perlu memikirkan kebutuhan orang lain. Benarkah begitu?

Yah tergantung Anda… Jika Anda seorang kapitalis sejati maka pernyataan di atas memang benar. Akan tetapi lain halnya jika Anda memiliki setidaknya sedikit saja sifat spiritual dalam menjalankan bisnis, maka Anda akan berpikir: Bisnis TIDAK hanya melulu soal KEUNTUNGAN bagi si pelaku.

14 October 2009

Opini

Pada tahun 2008 pemerintah Indonesia mencanangkan program perekonomian kreatif untuk mendorong laju perekonomian bangsa ini secara keseluruhan. Impact dari resesi global akibat krisis Subprime Mortgage untungnya tidak terlalu memukul perekonomian Indonesia. Hal ini dikarenakan bangsa ini memang belum memiliki fondasi finansial yang vital, di mana justru elemen finansial itulah yang terpukul paling parah.

Salah satu faktor lain mengapa perekonomian kita tidak terlalu terpukul adalah karena sektor real bangsa ini tidak terlalu bertumpu pada ekspor, yang di mana akibat Subprime Mortgage permintaan ekspor dari negara-negara maju mengalami kemunduran akibat resesi di negara-negara tersebut. Ketika resesi menghantam, bangsa ini , khususnya kaum industriawan, secara sigap langsung mengalihkan tumpuan mereka dari

14 October 2009

Umum

Alhamdulillah! Akhirnya dimulai juga penulisan blog ini.

14 October 2009

Uncategorized

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

14 October 2009