Business Spiritualism
Sebuah quote dalam Harian The Economics: “The Business of Business is Business! So don’t need to Business other’s people need!” Bisnisnya Bisnis ya bisnis, jadi tidak perlu memikirkan kebutuhan orang lain. Benarkah begitu?
Yah tergantung Anda… Jika Anda seorang kapitalis sejati maka pernyataan di atas memang benar. Akan tetapi lain halnya jika Anda memiliki setidaknya sedikit saja sifat spiritual dalam menjalankan bisnis, maka Anda akan berpikir: Bisnis TIDAK hanya melulu soal KEUNTUNGAN bagi si pelaku.
Opini
Pada tahun 2008 pemerintah Indonesia mencanangkan program perekonomian kreatif untuk mendorong laju perekonomian bangsa ini secara keseluruhan. Impact dari resesi global akibat krisis Subprime Mortgage untungnya tidak terlalu memukul perekonomian Indonesia. Hal ini dikarenakan bangsa ini memang belum memiliki fondasi finansial yang vital, di mana justru elemen finansial itulah yang terpukul paling parah.
Salah satu faktor lain mengapa perekonomian kita tidak terlalu terpukul adalah karena sektor real bangsa ini tidak terlalu bertumpu pada ekspor, yang di mana akibat Subprime Mortgage permintaan ekspor dari negara-negara maju mengalami kemunduran akibat resesi di negara-negara tersebut. Ketika resesi menghantam, bangsa ini , khususnya kaum industriawan, secara sigap langsung mengalihkan tumpuan mereka dari
Umum
Alhamdulillah! Akhirnya dimulai juga penulisan blog ini.
Uncategorized
Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!




